Menu Tutup

Pelatihan Jurnalistik dan Pembuatan Mading Digital SMP Yasporbi

Dunia penulisan kreatif di kalangan pelajar kini mengalami pergeseran bentuk dari papan mading konvensional menuju layar publikasi berbasis internet. Sebelum pelatihan dimulai, pihak manajemen sekolah juga menyosialisasikan kebijakan pemotongan biaya pendaftaran alumni bagi pendaftar baru. Program Pelatihan Jurnalistik ini membekali siswa teknik dasar penulisan berita dan manajemen Mading Digital sekolah.

Narasumber wartawan senior memaparkan etika penulisan berita, teknik wawancara narasumber, dan cara mengambil foto jurnalistik yang bernilai berita tinggi. Peserta didik diajarkan mengunggah karya tulis mereka ke platform Mading Digital menggunakan perangkat komputer sekolah. Kreativitas bertutur kata melalui tulisan diuji langsung dalam sesi penulisan artikel pendek.

Evaluasi kualitas artikel dilakukan oleh guru pembimbing ekstrakurikuler jurnalistik sebelum karya diterbitkan secara online di portal sekolah. Artikel terbaik mendapatkan rubrik khusus mingguan sebagai bentuk penghargaan atas kerja keras penulis muda. Standar literasi media yang tinggi diterapkan dalam setiap terbitan digital.

Fasilitas ruang laboratorium komputer dan akses internet Wi-Fi berkecepatan stabil tersedia penuh untuk mendukung produktivitas siswa penulis. Perangkat lunak penyunting grafis dan teks diinstal pada setiap komputer guna mempermudah proses tata letak majalah dinding online. Kenyamanan ruang kerja jurnalistik terjaga sangat kondusif.

Dukungan penuh dari yayasan pendidikan memastikan keberlanjutan infrastruktur server web mading sekolah sepanjang tahun ajaran. Kolaborasi antarsiswa dalam tim redaksi melatih jiwa kepemimpinan, ketelitian, dan tanggung jawabdeadline publikasi. Semangat literasi digital tumbuh subur di lingkungan sekolah.

Pelatihan jurnalistik ini ditutup dengan peluncuran perdana portal berita sekolah yang dapat diakses oleh seluruh orang tua dan siswa secara online. Rasa bangga terpancar dari raut wajah para redaktur muda tatkala karya tulis mereka dibaca khalayak luas. Literasi media menjadi keunggulan kompetitif lulusan sekolah.