Penanaman jiwa kepemimpinan dan kemandirian ekonomi sejak dini terus dikembangkan oleh pengelola SMP Yasporbi. Selain sukses memfasilitasi program pertukaran budaya internasional, sekolah meluncurkan Program Entrepreneurship Day. Pameran wirausaha siswa ini bertujuan mengasah kreativitas bisnis serta perencanaan keuangan praktis bagi para murid.
Penyelenggaraan program entrepreneurship ini mengharuskan setiap kelompok siswa merancang produk inovatif, baik berupa kuliner sehat maupun kerajinan tangan. Para murid dibimbing menyusun analisis modal usaha, penetapan harga jual, hingga strategi pemasaran produk secara menarik. Pengalaman bisnis terapan ini melatih pemikiran kritis dan finansial siswa.
Pada hari puncak pameran, area lapangan sekolah disulap menjadi stan-stan bazar yang dikelola sepenuhnya oleh para murid secara mandiri. Para siswa berinteraksi langsung dengan pembeli, melayani transaksi tunai maupun digital, serta mencatat arus kas penjualan. Keceriaan dan semangat kewirausahaan memenuhi seluruh area pameran sekolah.
Evaluasi kelayakan produk dan ide bisnis dilakukan langsung oleh jajaran guru serta praktisi wirausaha yang diundang khusus. Produk-produk unik dengan konsep ramah lingkungan mendapatkan apresiasi tinggi dari para penilai pameran. Sesi ini mengajarkan pentingnya kualitas produk dan kepuasan pelanggan dalam dunia usaha.
Seluruh keuntungan dari hasil penjualan dalam bazar tersebut dialokasikan sebagian untuk kegiatan dana sosial kesiswaan. Pengalaman langsung mengelola bisnis dari hulu ke hilir membakar semangat inovasi dan rasa percaya diri murid. Hubungan kerja sama antaranggota tim terpupuk semakin solid.
Suksesnya acara Entrepreneurship Day di SMP Yasporbi membuktikan efektifnya pembelajaran berbasis pengalaman praktis bagi remaja. Pembekalan keahlian berwirausaha memberikan bekal kemandirian yang sangat berharga bagi masa depan siswa. Kegiatan pameran kreasi bisnis ini akan terus dijadwalkan secara tahunan.